Anggaran Sarpras SDN Johar Baru 10 Layak Di Pertanyakan

Jakarta, jayaposnews.co.id — Kurangnya perhatian dan pengawasan Dinas Pendidikan DKI Jakarta terutama di tingkat Kasudin dan Satlak yang mengakibatkan beberapa sekolah kurang terawat, padahal Dana untuk Sarpras baik itu dari Dana BOS dan BOP setiap tahun di anggarkan. Salah satunya SDN Johar Baru 10, Kec. Johar Baru Jakarta Pusat.

Di saat Tim Jayapos News turun kelapangan untuk Cek n Ricek ke SDN Johar Baru 10 ternyata benar Plafon Belakang Rusak semua dan Bolong, tembok sisi kiri dan kanan juga tidak tersentuh cat dan sudah terkelupas, plafon sisi kiri dan kanan juga rusak dan Bolong, bahkan ada pintu ruangan kelas tanpa engsel.

Bagaimana pengawasan Disdik DKI Jakarta terhadap SDN Johar Baru 10.?
Dilihat dari anggaran yang di salurkan pemerintah baik itu dari Dana BOS dan BOP dengan jumlah siswa sekita 476 siswa, SDN Johar Baru 10 mendapatkan Dana sekitar Rp 1.1 M/tahunnya.

Dengan Rincian BOS 476 X jumlah Siswa/ tahun = 476 x 1.070.000 = Rp.509.320.000.
BOP 1 Rombel = 38.400.000 x 16 rombel
= Rp. 614.400.000.
Total = Rp.1.123.720.000.
Bagaimana penyerapan anggaran dan Laporan Pertanggung Jawabannya, apakah hanya Kamuflase atau akal akalan saja ?

Suhadna sebagai Kepala SDN Johar Baru 10 di saat di temui Tim Jayapos News mengatakan bahwa Media jangan ikut campur karena kita sudah menganggarkanya untuk tahun anggaran 2026, di satu sisi beliau juga menambahkan berhubung beliau sudah Demosi itu sudah urusan kepsek yang baru tuturnya, yang menjadi pertanyaan adalah Dana Sarpras selama beliau menjabat sebagai Kepala SDN Johar Baru 10 kemana ?

Akankah Kepala Sekolah yang baru harus menerima kesalahan masalalu akibat kurangnya pengawasan dari Dinas Pendidikan.

Harapan kami dari awak media Jayapos News, Disdik DKI, melalui Inspektorat dan BPKP seharusnya audit ulang Laporan Pertanggung jawaban SDN Johar Baru 10 selama Suhadna menjabat, dan harus ada sanksi tegas bagi Kepala Sekolah, apabila terbukti Korupsi. (Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *