Jakarta, jayaposnews.co.id — Keluarga almarhumah menyampaikan keluhan atas lambannya proses pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ceger yang berlokasi di Jalan SMPN 160, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Jum’at, 30 Januari 2026.

Menurut pihak keluarga, seluruh prosedur dan koordinasi dengan pengelola TPU & pihak gali kuburpun telah dilakukan sejak pukul 07.30 WIB. Namun demikian, proses penggalian makam dinilai berjalan sangat amat lambat dan terkesan sengaja ditunda /dilambat2 kan (Lek lek’an istilahnya) oleh oknum petugas penggali kubur.
“Pekerjaan penggalian makam seharusnya bisa selesai dalam waktu wajar, Mengingat hari juga Jum’at (Sholat Jum’at)’ namun sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB belum juga rampung,” ungkap perwakilan keluarga almarhumah.
Pihak keluarga menyebutkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Pada proses pemakaman sebelumnya di TPU yang sama, kondisi pelayanan dinilai juga mengalami keterlambatan tanpa alasan yang jelas.
Keluarga almarhumah berharap pihak terkait, khususnya pengelola TPU dan instansi berwenang, dapat melakukan evaluasi serta menindak tegas oknum-oknum yang dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.
“Kami meminta perhatian serius dari pihak terkait. Ini menyangkut pelayanan publik dan rasa kemanusiaan, terlebih kepada keluarga yang sedang berduka,” tambahnya.
Kejadian ini diharapkan menjadi perhatian agar pelayanan pemakaman di TPU Ceger ke depannya dapat berjalan lebih humanis, profesional, dan menghormati keluarga yang tengah kehilangan anggota keluarganya.(Rosid)
![]()


