Tangerang, jayaposnews.co.id — Tumpukan sampah di Kali Perancis, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang menimbulkan aroma tidak sedap.
Salah satu warga Perumahan Duta Bandara Permai Blok HS 1, yang tidak mau disebutkan namaya mengatakan, selain banyak sampah, Kali Perancis juga dipenuhi oleh lumpur. Tumpukan sampah itu diduga berasal dari warung atau bangunan kios yang beridri di pinggir kali.

Penumpukan sampah tersebut diduga akibat ulah penghuni bagunan di bantaran kali yang membuang sampah sembarangan ucapnya.
Sampah warga dikali Dadap jembatan Perancis menuju Kosambi Tangerang Banten Jawa barat menimbulkan bau tak sedap.
Karena Tidak ada aktivitas petugas kebersihan, sampah terus meningkat sehingga pengendara yg melintasi mengeluh bau ditambah kemacetan panjang akibat perbaikan jalan tak kunjung usai.
Menurut sumber info yg dihimpun, Pemkot tangerang jarang memperhatikan kebersihan kali tersebut.
Berbagai masalah kesehatan timbul dan terkesan kumuh, karena warga yang tinggal di pinggiran kali membuang sampah tidak pada tempatnya, mungkin Pemda tangerang tidak ada sosialisasi dan sanksi tegas.
“Dulu memang pernah dinormalisasi, tetapi kalau tidak ada penegasan terhadap warga atau pemilik kios yang membuang sampah sembarangan, itu sama saja bohong. Jadi seharusnya ditertibkan dulu bangunan liar yang berdiri di bantaran sungai, baru dikeruk lumpur dan sampahnya,” tutur warga.
Ini menjadi perhatian khusus bagi instansi pemerintah dan pemerhati lingkungan hidup, agar mendorong kesadaran dan upaya mengatasi hal tersebut.(usman)