WPO ASIA SELATAN DUKUNG SERUAN PEMBENTUKAN “KLINIK BENCANA BAWAH TANAH” UNTUK HADAPI BENCANA IKLIM

Bihar, India, jayaposnews, – Lokakarya satu hari bertajuk “Bencana Alam Akibat Perubahan Iklim di Asia Selatan dan Solusi Kolektif” diselenggarakan pada 4 Mei 2026 di Bihar, India.

Acara yang diinisiasi oleh Satyagraha Research Foundation dan Mother Tahira Charitable Trust bersama WPO Asia Selatan serta berbagai organisasi sosial ini sekaligus memberikan penghormatan kepada para korban bencana alam di negara bagian tersebut.

Dalam lokakarya, Dr. Ajaz Ahmad (Advokat), Duta Perdamaian Internasional sekaligus Sekretaris Jenderal Satyagraha Research Foundation, bersama para pakar mendesak pemerintah untuk membangun klinik bencana bawah tanah berkapasitas 10.000 orang di setiap distrik di Asia Selatan, khususnya India, guna merespons bencana alam secara efektif.

Hadir pula Dr. Amanul Haque, Jurnalis Senior dan Co-founder Mother Tahira Charitable Trust, Dr. Suresh Kumar Agarwal, Dr. Shahnawaz Ali, Dr. Amit Kumar Lohia, Aktivis Sosial Navindu Chaturvedi, serta Shaheen Parveen, Koordinator West Champaran Art Forum.

Lokakarya membahas pelestarian lingkungan dan manajemen kebencanaan. Para ahli menegaskan bahwa aktivitas manusia telah menjadikan perubahan iklim sebagai pemicu utama bencana seperti banjir, kekeringan, dan siklon. Bencana ini tidak lagi dapat dipandang semata sebagai fenomena “alam”, melainkan bencana akibat ulah manusia.

Diskusi difokuskan pada strategi mitigasi dan adaptasi, dengan penekanan khusus pada solusi berkelanjutan melalui penanaman pohon, konservasi hutan, pengelolaan lahan basah, pemanenan air hujan, serta partisipasi dan kesadaran masyarakat lokal.

WPO Asia Selatan mendukung ketahanan bencana berbasis komunitas sebagai komponen kunci keamanan insani dan perdamaian berkelanjutan.

WPO GLOBAL NEWS
Orbis Terrarum Pax Organum – Untuk Perdamaian Dunia

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *