Kasat Lantas dan Kanit Regident Polres Mojokerto Kota, Disinyalir Merestui Praktek Pungli berjamah di Satpas dan Samsat Mojokerto Kota

Surabaya, jayaosnews — Ada semboyan dan pepatah mengatakan, kalau masih bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah, seperti nya pepatah itu tepat sasaran dan terukur dalam pelaksaan nya untuk saat ini. Pasalnya, fenomena yang terjadi dalam keseharian sebagian masyarakat, seperti nya banyak yang mengalami hal demikian. Salah satunya seperti yang dialami oleh R S saat mengurus SIm C di Satpas Mojokerto Kota, dia sudah 4 kali ikut tes teori dan praktek untuk mengurus sim, tapi selalu gagal, karena tidak ingin repot lagi dan gagal, dia mencoba mengunakan jasa pihak ketiga untuk mengurus dengan membayar biaya sim dan jasa pihak ketiga dengan nominal yang lumayan mahal, tetapi dia bersyukur dengan menggunakan jasa pihak ketiga, akhir nya Sim C nya bisa selesai.

Kejadian yang sama juga dialami oleh beberapa masyarakat lain, tetapi mereka sebagian besar berpfikir yang penting bisa punya sim dari pada ribet dijalan nanti jika kena tilang, “ gak apa apa mas, kita ini orang bodoh dan miskin, yang penting sim kita bisa selesai gak apa apa mas, gimana lagi mas, ucap beberapa masyarakat yang berada di depan halaman Satpas Mojokerto saat ditemui oleh wartawan ini.

Penjelasan yang sama juga di sampaikan oleh oknum calo yang kelihatan super sibuk diseputaran satpas mojokerto kota, oknum calo tersebut dengan santai menjawab serta menjelas kan segala yang di tanya atau dikonfirmasi wartawan media ini, Ia menjelas kan bahwa mereka biasanya titip foto copi ktp ke baur sim, nanti kalau sdh selesai mereka totalan brapa orang yang dititip kan, berapa nominal yang hrs di bayar kan, dan itu biasanya sudah pasti lulus dan sim nya jadi mas, tapi ya gitu, harus bayar karna kita juga bayar ke dlm mas, jelas nya

Dugaan kuat praktek pungli lain nya terjadi di samsat, menurut keterangan dari oknum calo dan makelar serta yang biasa ngurus berkas di samsat mojokerto kota, mereka mengatakan jika mereka mengurus berkas mutasi masuk, mutasi keluar, penulisan ulang (penul), balik nama, duplikat stnk/bpkb, cek fisik bantuan, bon berkas kartu induk bpkb & stnk, acc paraf cek fisik, semua ya memang bayar, ucap nya, penasaran dengan ucapan nya, wartawan media ini mencoba menyampaikan, tapi katanya gratis pengurusan nya mas, oknum calo malah menambahkan, mohon maaf mas, ke toilet aja bayar, apalagi mengurus surat surat ke samsat, tambah nya

Menurut DM, oknum biro jasa yang namanya tidak mau disebut mengatakan, Sumber pemasukan oknum petugas untuk perkaya diri paling besar dari pengurusan berkas kendaraan baru baik roda 2 roda 4 dan roda 4 keats, berkas faktur yang biasanya di urus oleh pengurus deler, biro jasa ke samsat itu, biasa nya melakukan acc paraf cek fisik dulu biasanya bayar antar 25.000 sampai 32.000 per berkas, baru (surat tanda coba kendaraan) stck, biasanya biaya stck tersebut ada yang ditarik biaya stck nya ada juga yang tidak tergantung samsat nya, baru masuk pendaftaran bpkb, baru masuk pendaftaran stnk, cek progresif, penetapan, lalu kasir pembayaran pajak BBN 1 dan pajak tahunan serta biaya stnk plat jasa raharja jd 1 namanya notis pajak, lalu cetak stnk baru ambil plat dan cetak, kata nya dengan rincian dan penjelasan yang sangat detail

Dia juga menambahkan, biasanya para biro jasa itu, sesudah selesai keluar stnk dan plat, akan totalan hitungan brapa berkas yang masuk, biasanya kalau berkas roda 2 per berkas bayar nya 3.600.000 per berkas, kalau berkas roda 4 biasanya bayar 4.175.000 per berkas, biaya itu adalah pungli yang masuk ke kantong ptgs, biaya itu diluar PNBP, kalau sehari para pengurus deler dan biro jasa mengerjakan berkas roda 2 dan roda 4 jika digabung total sebanyak 200 berkas, berarti jika dirata ratakan 200 berkas X 4.000.000, dalam sehari diduga bisa ber penghasilan 800.000.000, kalau sebulan berapa, setahun berap…angka yang sangat fantastis juga ya ???, pertanyaan nya, pemasukan segitu banyak, kemanakah uang itu, padahal bukan PNBP, belum lagi dugaan pungli berjamaah di Satpas, pengurusan mutasi masuk mutasi keluar penul duplikat acc ktp cek fisik bantuan, kemanakan biaya pungli tersebut ???, apakah ke kasat lantas ??, ke kanit regident ???, atau jangan jangan ke kapolres ????

Penasaran dengan penjelasan serta pernyataan lisan yang disampaikan oknum calo, makelar, pengurus deler, biro jasa, masyarakat yang ngurus SIM, wartawan media ini mencoba untuk menemui Kasat Lantas Polres Mijokerto, perwira pertama dengan tiga balok dipundak itu, tidak bersedia menerima konfirmasi dari wartawan, staf kasat lantas Aiptu JK mengatakan, Kasat lagi diluar, Kanit juga diluar, kalau mau konfirmasi ke samsat aja di Mall Pelayanan Publik, itu perintah Kasat dan Kanit, Kanit juga mengatakan ke samsat aja nanti disitu ada kapokja cek fisik, dengan pikiran yang agak bingung dengan penjelasan staf kasat lantas itu, wartawan media ini mencoba ngecek mobil dinas Kasag Lantas dan mobil kanit regident, ternyata mobil nya ada, mencoba mau menemui kapolres, alasan staf nya yang di depan pintu, Bapak tidak ada ditempat.

Ada apa ya, kenapa Kasat Lantas dan Kanit Regident tidak berkenan ditemui wartawan tuk konfirmasi, apakah sikap dan sifat menghindar dari wartawan itu, salah satu ilmu sakti mandra guna agar terhindar dari pertanyaan pertanyaan ????, agar masyarakat bisa percaya bahwa slogan pelayan pengayom dan pelindung masyarakat itu bs terlaksana dan menjalan kan tugas dengan pelayanan prima tanpa pungli, Kapolri, Kadiv Propam, KPK, BPK, PPATK, Kapolda Jatim, agat segera mengevaluasi kinerja Kasat Lantas, Kanit Regidenta. baur Samsat, Baur BPKB, Kapokja Cek Fisik, Kapokja Mutasi, Baur SIM, Samsat Polres Mojokerto Kota serta mengaudit rekening pribadi dan keluarga Kasat Lantas. kanit Regident, Bauf Bpkb, Baur Stnk. kapokja Plat nomor, Kapokja cek fisik. Bersambung..(lung)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *